perakitan komputer

I. Perakitan CPU

I.1.  Tips Perakitan

Sebelum Merakit sebuah PC, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :

 

1.    Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan jatuh ke peralatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek (short contact) dan merusak hasil rakitan kita.

2.    Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki pin prosesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power telah dihidupkan, atau dengan memakai gelang anti statis.

3.    Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan dipasang dan juga hasil rakitan kita.

4.    Jangan lupa untuk menyiapkan peralatan yang dibutuhkan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.

 

I.2.  Langkah-langkah perakitan.

1.    Letakkan motherboard tempat yang datar atau diatas casing pada tempat yang aman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.1  Peletakan  Motherboard

 

Meletakkan motherboard pada tempat yang tidak rata akan mengakibatkan kerusakan pada motherboard apabila dilakukan pemasangan komponen.

2.

Pasang processor pada Motherboard. Pemasangan di luar casing dimaksudkan untuk memudahkan anda dalam pemasangan tersebut.

 

Gambar 2.2   Pemasangan Processor

Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang akan digunakan. Pada gambar di atas (Gambar 4.2), processor yang digunakan adalah Intel Pentium III 500 MHz yang menggunakan Slot 1.

 

3.     Pasang SIMM RAM pada tempat yang tersedia pada motherboard

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.3  Posisi Pemasangan SIMM RAM

 

Pemasangan SIMM RAM pada slotnya harus mengikuti aturan yang telah ditentukan, yaitu :

–          Aturan praktis yaitu aturan yang menjelaskan bagaiman tata cara memasangkan SIMM ketempatnya. Kesalahan ini dapat membuat kerusakan pada mother board.

–          Aturan teknis yaitu aturan yang menjelaskan susunan tata letak SIMM dalam hubungannya dengan pendeteksian terhadap keberadaan dan kapasitas SIMM.

Pada slot memori, terdapat dua buah pengunci yang berfungsi untuk mengunci posisi memori.

Untuk memasang memori, masukkan memori ke dalam slot memori dan tekan sehingga kedua pengunci mengunci memori tersebut

Gambar 2.4  Posisi pemasangan memori

 

4.     Siapkan casing untuk pemasangan motherboard

 

5.     Pada casing, terdapat beberapa titik yang berfungsi untuk pemasangan baut dan sekrup. Pasanglah baut dan sekrup tersebut pada tempatnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.5  Posisi pemasangan Baut dan Sekrup

6.     Masukkan motherboard pada casing secara perlahan (Pada sebagian casing, alas casing dapat dilepas sehingga pemasangan motherboard dapat dilakukan secara lebih mudah)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.6  Pemasangan Motherboard pada casing

Pada saat pemasangan Motherboard, perhatikan bagian belakang motherboard yang berisi konektor mouse, keyboard, serial dan paralel port, agar terpasang dengan tepat pada dudukan casing yang ada.

 

7.     Kemudian pasanglah baut yang disediakan pada Motherboard

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.7  Pemasangan Baut

Jangan lupa untuk menyediakan jalur yang bebas pada motherboard

8.     Pasang dan kencangkan seluruh baut pada motherboard

 

9.     Pasang konektor Power Supply pada tempatnya di Motherboard (Perhatikan : Untuk power Supply Type AT, Pasang konektor power supply dengan kabel berwarna hitam berada di posisi tengah, kesalahan pemasangan akan mengakibatkan kerusakan berat pada Motherboard)

 

 

Gambar 2.8  Pemasangan Kabel Power

 

10.  Pasanglah VGA Card pada Slot Expansi yang sesuai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.9  Pemasangan VGA Card

 

 

11.  Pasang baut dari VGA Card tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.10  Pemasangan baut VGA Card

12.  Pasang Network card pada slot yang sesuai dan kencangkan bautnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.11  Pemasangan NIC

13.  Pasang Hard Disk pada Casing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.12  Pemasangan Hard Disk

14.  Pasang 4 baut penahan Hard Disk pada rangka casing

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.13 Pemasangan Baut Hard Disk

15.  Masukkan CDROM Pada rangka casing

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.14  Pemasangan CDROM

 

16.  Pasanglah baut CDROM pada bagian kiri dan kanan casing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.15  Pemasangan Baut CDROM

 

17.  Pasanglah Floppy Disk Drive pada rangka casing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.16  Pemasangan FDD

18.  Pasang baut floppy yang telah dipersiapkan

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.17  Pemasangan baut FDD

19.  Setting jumper pada Hard Disk dan CDROM.

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.18  Jumper pada HDD dan CDROM

Apabila menggunakan 1 kabel data, maka HDD harus di set sebagai Master, dan CDROM sebagai Slave.

20.  Pasang kabel data pada Hard Disk dan CDROM. Perhatikan penempatan Kaki 1 pada kedua peripheral tersebut. Biasanya kaki 1 terletak paling dekat dengan slot power

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.19  Pemasangan Kabel data dan Power

 

21.  Pasang juga Kabel Power kepada Hard Disk dan CDROM

 

22.  Pasanglah kabel data dan power untuk Floppy Disk Drive

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.20  Pemasangan Kabel Data dan Power FDD

23. Pasang seluruh kabel data pada Motherboard

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.21  Pemasangan kabel data

Perhatikan pemasangan pin 1 pada motherboard. Ikuti petunjuk pada Motherboard atau buku manual masing-masing.

 

23.  Pasang kabel switch, speaker, hdd LED dan power LED pada Motherboard. Ikuti petunjuk yang ada pada buku manual masing-masing Motherboard.

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.22  Pemasangan kabel power dan LED

24.  Pasanglah Keyboard, Mouse, Data Monitor. Power Monitor dan Kabel Power pada bagian belakang casing sesuai dengan konektor masing-masing.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.23  Searah Jarum Jam, Pemasangan Keyboard, Mouse,

Data Monitor, Power Monitor dan Kabel Power

Perhatikan baik-baik pemasangan Keyboard dan Mouse, utamanya PS/2, karena kedua konektor ini amat mirip dan dapat terjadi kesalahan pada saat pemasangan.

Usahakan memasang kabel Power setelah seluruh peripheral dan konektor lain terpasang dengan baik untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen apabila terjadi kesalahan pemasangan.

 

25.  Setelah seluruh komponen telah terpasang dengan baik, lakukan uji tampil dengan menghidupkan komputer.

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.24  Tampilan apabila perakitan berhasil

Tugas 1

 

  • Cari informasi pada dunia kerja dalam bidang komputer di sekitar anda tentang prosedur keselamatan dan kesehatan kerja dalam perakitan komputer di tempat mereka
  • Tuliskan langkah-langkah instalasi komponen PC secara lengkap, termasuk alat dan bahan yang dibutuhkan.

 

Test Formatif 1

1.    Tuliskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menginstalasi komponen PC yang termasuk dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja

2.    Jelaskan hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam menangani :

a. Processor       b. Memori     c. Hard Disk d. Motherboard

3.    Tuliskan langkah-langkah yang dilakukan untuk menguji :

4.    Tuliskan langkah-langkah yang digunakan dalam merakit / menginstalasi PC

 

Kunci Jawaban Test Formatif 1

Kunci jawaban untuk test ini disiapkan dalam lembar terpisah.

 

 

 

 

 

 

 

 

M

odul ini merupakan pemelajaran awal dalam memperoleh sertifikat Teknisi Komputer yang merupakan level 1 dari program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik dapat meminta kepada instruktur atau assessor untuk diuji modul atau ujian dalam kompetensi HDW.DEV.100.(2).A Menginstalasi PC.

Setelah lulus dalam uji kompetensi tersebut, peserta didik dapat mengambil modul 2 yaitu HDW.MNT.201.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jogiyanto Hartono, MBA, Ph.D,  Pengenalan Komputer, Yogyakarta: Andi Offset, edisi ke 2, 1999

 

Khalid Mustafa, Panduan perakitan komputer untuk laboratorium sekolah, Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, 2003

 

Majalah Infokomputer, Elex Media Komputindo, 2000 – 2003

 

Majalah Chip, Elex Media Komputindo, 2000 – 2003

 

http://www.ilmukomputer.com

 

 

Pos ini dipublikasikan di informasi, informatika, kesehatan, komunikasi, matematika, pendidikan, sosial, spiritual, teknologi, Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s